Kementerian ATR/BPN Perkuat Kolaborasi untuk Pemberantasan Mafia Tanah Bersama Kejaksaan Agung

- Penulis

Jumat, 1 November 2024 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian ATR/BPN Perkuat Kolaborasi untuk Pemberantasan Mafia Tanah Bersama Kejaksaan Agung

 

Jakarta / TV Berita.id

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berkomitmen memperkuat upaya pemberantasan mafia tanah di Indonesia melalui kolaborasi dengan Kejaksaan Agung.

 

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menyatakan pentingnya pendekatan tegas dalam menyelesaikan sengketa pertanahan untuk menghadirkan keadilan dan pemerataan bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

Pernyataan ini disampaikan setelah pertemuan Nusron dengan Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin, pada Kamis (31/10), di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta.

 

“Kami tidak akan mentoleransi keberadaan mafia tanah yang merugikan masyarakat.

 

Bersama Kejaksaan Agung, Kepolisian, dan pemerintah daerah, kami akan menyusun langkah-langkah strategis dalam pemberantasan mafia tanah. Ini demi distribusi tanah yang adil dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Nusron.

 

Selain upaya ini, Nusron menyebutkan rencana untuk melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penguatan koordinasi pemberantasan mafia tanah, termasuk melalui penerapan tindak pidana pencucian uang untuk memberikan efek jera yang lebih kuat.

Baca Juga:  Mobil Toyota Avanza Terbakar Hebat di SPBU Garegeh Bukittinggi, Dugaan Akibat Melangsir BBM

 

“Kami juga akan mengupayakan adanya proses pemiskinan terhadap mafia tanah dan berharap dapat mengombinasikan hukuman pidana dengan delik tindak pidana pencucian uang,” ujarnya.

 

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Nusron didampingi oleh jajaran pejabat ATR/BPN, termasuk Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan, Iljas Tedjo Prijono, serta Jaksa Agung Muda Intelijen Reda Mantovani dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Asep Nana Mulyana dari Kejaksaan Agung.

 

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian ATR/BPN untuk memberantas mafia tanah dan menjaga hak masyarakat atas tanah.

 

Upaya ini diharapkan dapat memastikan kepastian hukum dan melindungi rakyat kecil dari pihak-pihak yang menyalahgunakan kekuasaan mereka. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tvberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Bersih-Bersih Institusi, AMPP Desak Polri Pertahankan PTDH dan Pidanakan Kompol DK.
Diiringi Dukungan Solid Pengurus Ranting, Guntur Sahputra Resmi Daftar dan Jadi Calon Tunggal Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Denai
Desakan keras kepada Kapolri , tolak keras banding Kompol DK , tegaskan integritas Bhayangkara.
Kepala BNN Kota Binjai Tegaskan Komitmen Dukung Pembinaan Atlet Berprestasi dan Bersinar
Hampir Sepekan Padam Listrik Bergilir di Kalimantan, Tapi PLN Tidak Transparan
Kuasa hukum bantah tegas keterlibatan Guntur Sahputra dalam pertikaian di Jermal .
Dukung penuh keputusan PTDH , AMPP tegaskan Polri harus bersih dari oknum buruk .
Sinergi Perkuat Pemberitaan Berkualitas, DPW APPI Sumatera Utara Silaturahmi ke Fraksi PDIP DPRD Kota Medan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:02 WIB

Dukung Bersih-Bersih Institusi, AMPP Desak Polri Pertahankan PTDH dan Pidanakan Kompol DK.

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:53 WIB

Diiringi Dukungan Solid Pengurus Ranting, Guntur Sahputra Resmi Daftar dan Jadi Calon Tunggal Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Denai

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:28 WIB

Desakan keras kepada Kapolri , tolak keras banding Kompol DK , tegaskan integritas Bhayangkara.

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:23 WIB

Kepala BNN Kota Binjai Tegaskan Komitmen Dukung Pembinaan Atlet Berprestasi dan Bersinar

Jumat, 26 Juni 2026 - 04:53 WIB

Hampir Sepekan Padam Listrik Bergilir di Kalimantan, Tapi PLN Tidak Transparan

Berita Terbaru