Prabowo – Gibran dalam sorotan ; Kebijakan dan Kepentingan , siapa yang di untung kan ?

- Penulis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 03:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo – Gibran dalam sorotan ; Kebijakan dan Kepentingan , siapa yang di untung kan ?

Medan, 18 Agustus 2025 / tv berita.id

Pemerintahan Prabowo-Gibran, yang digadang-gadang membawa angin segar perubahan, kini diterpa badai kritik. Banyak janji manis kampanye yang tak kunjung terealisasi, menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti halnya tentang makan bergizi gratis ( MBG ) , Koperasi merah putih, perumahan subsidi murah buat masyarakat, dan pengolahan pertambangan

Makan Bergizi Gratis salah satu Mimpi yang Belum Jadi Nyata . Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertujuan mulia meningkatkan kualitas SDM Indonesia melalui perbaikan gizi anak-anak dan ibu hamil, masih jauh dari harapan. Implementasi yang belum merata dan efektifitas yang dipertanyakan membuat program ini seolah hanya menjadi janji di atas kertas.

Selain itu Perumahan Subsidi Murah: Dibatalkan Tanpa Ampun . Mimpi masyarakat untuk memiliki rumah layak huni dengan harga terjangkau pupus sudah. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruar Sirait, dengan tegas membatalkan program perumahan subsidi 18 meter persegi di hadapan DPR RI pada 10 Juli 2025 lalu. Keputusan ini jelas mengecewakan jutaan rakyat yang mendambakan tempat tinggal yang layak.

Adapun kebijakan pemerintah yang dianggap populer adalah Koperasi Merah Putih . Apakah Koperasi merah putih akan menjadi  Ladang Korupsi Baru ? .

Kebijakan ini juga menjadi pertanyaan besar buat masyarakat luas .Koperasi Merah Putih, yang digadang-gadang sebagai solusi ekonomi kerakyatan, justru menuai kontroversi. Sumber anggaran dan pengelolaan yang tidak transparan memicu kecurigaan masyarakat. Potensi korupsi dan penyalahgunaan dana menjadi momok menakutkan, terutama dengan lemahnya pengawasan dan penggunaan dana desa sebagai jaminan pinjaman bank.

Baca Juga:  Lambatnya Penegakan Hukum, Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan Bebas Berkeliaran!

Selain itu kebijakan dalam pengelolaan Pertambangan Nikel Raja Ampat diduga kuat akan menjadi Bencana Ekologis di Depan Mata .

Eksploitasi pertambangan nikel di Raja Ampat telah menyebabkan deforestasi lebih dari 500 hektare, mengancam ekosistem yang unik dan dilindungi. Pemerintah, yang awalnya terkesan tutup mata, baru bertindak mencabut izin empat perusahaan nikel setelah kasus ini viral di media sosial. Tindakan reaktif ini dinilai sangat merugikan masyarakat dan lingkungan.

Pemerintahan Prabowo – Gibran yang belum genap setahun berjalan di warnai dinamika kritik maupun penolakan terhadap kebijakan yang di keluarkan .

Sebagian kebijakan diumumkan dan menjadi viral dulu di media sosial baru dicabut atau di ubah . Siapakah yang diuntungkan dengan dicabut nya kebijakan? Atau siapa yang mempunyai kepentingan akan hal itu ? .

Pemerintah Prabowo-Gibran Gagal Penuhi Janji? . Berbagai kebijakan kontroversial dan janji yang tak ditepati menimbulkan pertanyaan besar: apakah pemerintahan Prabowo-Gibran mampu memenuhi harapan rakyat? Masyarakat menuntut transparansi, akuntabilitas, dan tindakan nyata dari pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur. ( HD )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tvberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diiringi Dukungan Solid Pengurus Ranting, Guntur Sahputra Resmi Daftar dan Jadi Calon Tunggal Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Denai
Desakan keras kepada Kapolri , tolak keras banding Kompol DK , tegaskan integritas Bhayangkara.
Kepala BNN Kota Binjai Tegaskan Komitmen Dukung Pembinaan Atlet Berprestasi dan Bersinar
Hampir Sepekan Padam Listrik Bergilir di Kalimantan, Tapi PLN Tidak Transparan
Kuasa hukum bantah tegas keterlibatan Guntur Sahputra dalam pertikaian di Jermal .
Dukung penuh keputusan PTDH , AMPP tegaskan Polri harus bersih dari oknum buruk .
Sinergi Perkuat Pemberitaan Berkualitas, DPW APPI Sumatera Utara Silaturahmi ke Fraksi PDIP DPRD Kota Medan
Ketua Umum APPI Ade Julhaidir, CFLE Prihatin Atas Vonis 18 Tahun Penjara terhadap Nadiem Makarim
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:53 WIB

Diiringi Dukungan Solid Pengurus Ranting, Guntur Sahputra Resmi Daftar dan Jadi Calon Tunggal Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Denai

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:28 WIB

Desakan keras kepada Kapolri , tolak keras banding Kompol DK , tegaskan integritas Bhayangkara.

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:23 WIB

Kepala BNN Kota Binjai Tegaskan Komitmen Dukung Pembinaan Atlet Berprestasi dan Bersinar

Jumat, 26 Juni 2026 - 04:53 WIB

Hampir Sepekan Padam Listrik Bergilir di Kalimantan, Tapi PLN Tidak Transparan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:00 WIB

Kuasa hukum bantah tegas keterlibatan Guntur Sahputra dalam pertikaian di Jermal .

Berita Terbaru

TNI-Polri

Dalam Empat Hari 3 Pria Bandar Narkoba Ditangkap Polres Binjai.

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:50 WIB