Gempa M6,2 Guncang Aceh, Warga Berhamburan Keluar Rumah

- Penulis

Jumat, 31 Januari 2025 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa M6,2 Guncang Aceh, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Aceh / Tv berita.id

Gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo mengguncang wilayah Aceh pada Jumat (31/1/2025) pukul 18.03 WIB. Guncangan kuat yang dirasakan di sejumlah daerah membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah. Meski demikian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data yang dirilis BMKG, pusat gempa terletak di laut, sekitar 28 kilometer barat daya Kota Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, dengan kedalaman 59 kilometer. Sebelumnya, BMKG mencatat magnitudo awal gempa adalah M6,2, tetapi setelah dilakukan analisis lebih lanjut, kekuatan gempa diperbarui menjadi M5,9.

Jenis gempa ini dikategorikan sebagai gempa dangkal yang terjadi akibat aktivitas tektonik di Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi ke bawah Pulau Sumatra. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki pergerakan kombinasi mendatar dan turun (oblique normal fault), yang berarti selain terjadi pergeseran horizontal, ada pula pergeseran vertikal pada lempeng bumi.

Getaran akibat gempa ini dirasakan di berbagai daerah di Aceh. Wilayah yang mengalami guncangan paling kuat adalah Kabupaten Aceh Selatan dan Simeulue, di mana intensitas gempa mencapai skala IV MMI (dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah, beberapa benda bergoyang, jendela bergetar).

Sementara itu, daerah lain seperti Banda Aceh, Kutacane, Sigli, Aceh Besar, Aceh Jaya, Gayo Lues, Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Barat, Bireuen, Lhokseumawe, dan Aceh Tamiang merasakan getaran dengan intensitas III MMI. Pada skala ini, guncangan terasa jelas dalam rumah dan sering disamakan dengan sensasi truk besar yang melintas di dekat bangunan.

Di beberapa wilayah lain, termasuk Medan dan Gunung Sitoli, gempa dirasakan dengan intensitas II MMI, yang berarti hanya sebagian orang yang merasakan getaran, sementara benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

Guncangan yang cukup kuat membuat warga di beberapa daerah panik dan segera keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Beberapa orang melaporkan merasakan getaran yang berlangsung selama beberapa detik, disertai dengan bunyi gemuruh dari pergeseran tanah.

Baca Juga:  Surya Kencana ,S.H ( Asiong ) pengacara kawakan Kota Medan telah berpulang ke Rahmatullah.

Tak lama setelah gempa utama, BMKG mencatat adanya tiga kali gempa susulan.

Gempa susulan pertama terjadi pada pukul 18.17 WIB dengan kekuatan M3,8.

Gempa kedua terjadi pada pukul 18.24 WIB dengan magnitudo M2,3.

Gempa susulan terakhir tercatat pada pukul 18.37 WIB dengan kekuatan M2,4.

Meski kekuatan gempa susulan relatif kecil, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi gempa lanjutan yang mungkin terjadi.

Menanggapi peristiwa ini, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia juga mengingatkan warga untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal mereka sebelum kembali masuk ke dalam rumah.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Jika rumah atau bangunan mengalami retak atau kerusakan akibat gempa, sebaiknya dihindari untuk sementara waktu. Pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa dan tidak mengalami kerusakan struktural yang dapat membahayakan keselamatan,” ungkap Daryono.

Lebih lanjut, BMKG meminta agar masyarakat hanya mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi, seperti akun media sosial @infoBMKG (Instagram dan Twitter), situs web bmkg.go.id, kanal Telegram InaTEWS_BMKG, serta aplikasi InfoBMKG yang tersedia di perangkat Android dan iOS.

Gempa bumi berkekuatan M6,2 yang mengguncang Aceh pada Jumat petang menimbulkan kepanikan di beberapa wilayah, dengan warga berhamburan keluar rumah. Meski demikian, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Tiga kali gempa susulan dengan magnitudo lebih kecil tercatat setelah gempa utama, namun dampaknya relatif kecil. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali ke dalam rumah, serta mengandalkan informasi resmi untuk mendapatkan perkembangan terbaru terkait aktivitas seismik di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tvberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Layanan PDAM Buruk, Wasek AMPI Binjai: Udahlah Sering Mati, Keruh Pula
Panitia Merdang Merdem Ziarah ke Makam Guru Patimpus, Kukuhkan Semangat Kerja Tahun Kuta Medan 2026
Kepala BNN Kota Binjai Hadiri Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI di Kejati Sumut
Ketua PKN Langkat dan rombongan menghadiri acara HARKITNAS 2026:
Kejuaraan BITC Dibatam Gagal Terlaksana Di Minggu Terakhir, Dojang Tiger Sumatera Binjai Alami Kerugian Hingga Puluhan Juta Rupiah
Turnamen Truf Gembira Meriahkan HUT ke-154 Kota Binjai
BNN Kota Binjai Koordinasi Program P4GN dengan BNNP Sumatera Utara
Panitia Merdem Merdam Kuta Medan 2026 Gelar Ziarah Kubur Guru Patimpus
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:44 WIB

Layanan PDAM Buruk, Wasek AMPI Binjai: Udahlah Sering Mati, Keruh Pula

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:13 WIB

Panitia Merdang Merdem Ziarah ke Makam Guru Patimpus, Kukuhkan Semangat Kerja Tahun Kuta Medan 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:08 WIB

Kepala BNN Kota Binjai Hadiri Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI di Kejati Sumut

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:50 WIB

Kejuaraan BITC Dibatam Gagal Terlaksana Di Minggu Terakhir, Dojang Tiger Sumatera Binjai Alami Kerugian Hingga Puluhan Juta Rupiah

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:10 WIB

Turnamen Truf Gembira Meriahkan HUT ke-154 Kota Binjai

Berita Terbaru

Berita daerah

Layanan PDAM Buruk, Wasek AMPI Binjai: Udahlah Sering Mati, Keruh Pula

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:44 WIB