Karyawan Gatot Kaca Gym Binjai di Caci Maki Saat Bekerja Dan Gaji Kerap Ditunda, Diduga Seperti Kerja Rodi Jaman Belanda

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karyawan Gatot Kaca Gym Binjai di Caci Maki Saat Bekerja Dan Gaji Kerap Ditunda, Diduga Seperti Kerja Rodi Jaman Belanda

Binjai.Tvberita.id

Kerja rodi adalah sistem kerja paksa yang diterapkan oleh Pemerintah kolonial Belanda terhadap rakyat Indonesia pada masa penjajahan. Sistem ini terutama terjadi pada abad ke-19 di bawah kebijakan cultuurstelsel (sistem tanam paksa) yang diperkenalkan oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada tahun 1830. Meskipun tujuan awalnya adalah meningkatkan produksi hasil bumi untuk kepentingan Belanda, kenyataannya, kerja rodi justru menjadi simbol penindasan dan penderitaan rakyat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ribuan rakyat dipaksa bekerja tanpa upah, dengan kondisi yang sangat buruk. Banyak dari mereka mengalami kelaparan, penyakit, bahkan meninggal dunia akibat kelelahan. Kerja rodi adalah salah satu bentuk eksploitasi terbesar yang dilakukan oleh penjajah terhadap rakyat Indonesia. Meskipun telah berlalu, peristiwa ini menjadi pengingat betapa pentingnya kebebasan dan hak asasi manusia. Sejarah kerja rodi mengajarkan kita untuk terus menghargai perjuangan para pendahulu dan menjaga kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata.

Nah, menariknya di kota Binjai diduga terjadi hal seperti kerja rodi tersebut. Seorang karyawan yang bekerja di Gatot Kaca Gym, yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, Kelurahan Binjai, melaporkan penundaan gaji dan serta caci maki (intimidasi) yang dialaminya pada saat bekerja. Karyawan tersebut berinisial FI, kepada Awak Media menceritakan kronologi dan harapannya agar upahnya sebagai pekerja dapat diberikan oleh Bos tempatnya bekerja.

“Saya hanya meminta hak saya sebagai pekerja yang menerima upah sesuai dengan pekerjaan yang telah saya kerjakan sesuai SOP, akan tetapi penundaan gaji dan caci maki atau kata kasar kerap dialami pada saat bekerja di Gatot Kaca Gym. Padahal FI hanya meminta haknya sebagai pekerja kepada pemilik Gatot Kaca Gym. Namun hingga saat ini, haknya belum dipenuhi, dan FI diduga mendapat ancaman,” ujarnya kepada Awak Media di Cafe Ruang Kolektif, jalan R.A.Kartini, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota, Sabtu (28/03/2026) siang.

Baca Juga:  Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar Cepat Tanggap dalam Menanggulangi Banjir dan Longsor di Sukabumi

Lebih lanjut, penundaan gaji karyawan merupakan pelanggaran hukum yang diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan. Pengusaha yang melakukan penundaan gaji dapat dikenakan denda dan sanksi lainnya. Dalam kasus di kota Binjai kali ini, F telah meminta bantuan kepada awak media dan piham berwenang untuk menyelesaikan masalah ini, yang meminta haknya sebagai pekerja.

“Saya hanya ingin meminta hak saya sebagai pekerja, tapi tidak ada tanggapan dari pihak manajemen (Bos Gatot Kaca Gym). Menurutnya kejadian seperti yang dialaminya ini, diduga juga dialami oleh karyawan lainnya sebelum saya bekerja disini,” ucap FI.

Untuk diketahui, dugaan Caci Maki hingga hinaan yang dialami oleh inisial F yang di lakukan oleh Pemilik Gatot Kaca Gym itu telah melanggar undang undang, yaitu KUHP Baru (UU No. 1/2023 – Berlaku Efektif 2 Januari 2026) : Memaki dengan nama hewan atau kata kotor dapat dijerat Pasal 436 (Penghinaan Ringan) atau Pasal 433 (Pencemaran/Fitnah) dengan ancaman penjara hingga 9 bulan.

Sampai dengan saat ini FI mengatakan akan terus meminta hak nya sebagai karyawan dan proses ini akan terus berlanjut ke pihak berwenang, sampai gajinya sebagai karyawan dibayarkan oleh Pemilik Gatot Kaca Gym.

Sementara itu, untuk keberimbangan dalam hal pemberitaan, Awak Media ini mencoba mengkonfirmasi pemilik Gatot Kaca Gym yang berinisial SN. Akan tetapi sampai dengan berita ini terbit, SN belum menjawabnya. (Fdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tvberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Halal Bihalal, Darma Sitepu : AMPI Binjai Kedepankan Kebersamaan
DPD KNPI Binjai Imbau DPRD Binjai Bangun Komunikasi Sehat dengan PEMKO BINJAI
Pemko Binjai Lakukan Penertiban Bangunan Liar, SATMA AMPI Binjai: Itu Upaya Tegas Dalam Menegakkan Perda
IWO Binjai Dukung Kebijakan Pemerintah Perihal Penertiban PKL Di Kawasan RS Kesrem
Komitmen Pembangunan Kependudukan, Pemko Binjai Sabet Penghargaan PJPK 2025
Penertiban PKL di Kawasan RS Kesrem, Pemko Binjai Dorong Penataan Ruang yang Lebih Rapi
Dinyatakan Dalam Kondisi Sehat, SH Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kontrak Fiktif Dibawa Ke Lapas Kelas IIA Binjai
Polres Binjai Bekuk Remaja 15 Tahun Pencuri Motor di Langkat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 04:30 WIB

Gelar Halal Bihalal, Darma Sitepu : AMPI Binjai Kedepankan Kebersamaan

Rabu, 8 April 2026 - 13:22 WIB

Pemko Binjai Lakukan Penertiban Bangunan Liar, SATMA AMPI Binjai: Itu Upaya Tegas Dalam Menegakkan Perda

Rabu, 8 April 2026 - 12:26 WIB

IWO Binjai Dukung Kebijakan Pemerintah Perihal Penertiban PKL Di Kawasan RS Kesrem

Rabu, 8 April 2026 - 12:21 WIB

Komitmen Pembangunan Kependudukan, Pemko Binjai Sabet Penghargaan PJPK 2025

Selasa, 7 April 2026 - 10:24 WIB

Penertiban PKL di Kawasan RS Kesrem, Pemko Binjai Dorong Penataan Ruang yang Lebih Rapi

Berita Terbaru

Berita daerah

Gelar Halal Bihalal, Darma Sitepu : AMPI Binjai Kedepankan Kebersamaan

Selasa, 14 Apr 2026 - 04:30 WIB