Panitia Merdang Merdem Ziarah ke Makam Guru Patimpus, Kukuhkan Semangat Kerja Tahun Kuta Medan 2026
Tanah Karo / tv berita.id
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seluruh Panitia Merdang Merdem melaksanakan ziarah ke makam Guru Patimpus di Tanah Karo pada Kamis, 14 Mei 2026 Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menyambut Kerja Tahun Kuta Medan Tahun 2026.
Rombongan panitia tiba di lokasi pemakaman pada pagi hari dan langsung menggelar prosesi doa bersama, Ziarah ini dipimpin oleh sesepuh adat yang turut mendampingi panitia, dengan tujuan mengenang jasa Guru Patimpus sebagai tokoh yang dipercaya sebagai cikal bakal berdirinya Kota Medan.
Ketua Panitia Merdang Merdem Datuk Adil Freedy Haberham, S.E, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan nilai budaya Karo yang menjadi fondasi pelaksanaan Merdang Merdem.
“Ziarah ini kami lakukan untuk memohon restu leluhur, mengenang perjuangan Guru Patimpus, dan menguatkan komitmen seluruh panitia agar Kerja Tahun Kuta Medan 2026 berjalan lancar, bermakna, dan sesuai dengan nilai-nilai adat Karo,” ujarnya Ketua Panitia.
Perkuat Solidaritas Panitia
Selain sebagai bentuk penghormatan, ziarah juga menjadi momentum mempererat solidaritas antaranggota panitia, Seluruh divisi, mulai dari bidang acara, logistik, hingga publikasi, hadir lengkap dalam kegiatan tersebut.
Usai prosesi doa, panitia mengadakan diskusi singkat di sekitar area makam, Pembahasan difokuskan pada koordinasi teknis pelaksanaan Merdang Merdem yang akan menjadi salah satu agenda utama dalam Kerja Tahun Kuta Medan 2026.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan persiapan berjalan selaras, Merdang Merdem bukan hanya pesta adat, tapi juga ruang untuk menjaga identitas dan memperkenalkan budaya Karo kepada generasi muda,” tambah ketua panitia.
Makna Merdang Merdem dalam Kerja Tahun Kuta Medan 2026
Merdang Merdem sendiri merupakan tradisi adat Karo yang dilaksanakan untuk mensyukuri hasil panen dan mempererat ikatan kekeluargaan, Dalam konteks Kerja Tahun Kuta Medan, acara ini menjadi simbol kebangkitan budaya lokal di tengah arus modernisasi.
Kerja Tahun Kuta Medan 2026 dijadwalkan berlangsung beberapa bulan ke depan dan akan menghadirkan berbagai kegiatan budaya, adat, dan seni, Panitia berharap, melalui ziarah ini, semangat gotong royong dan penghormatan terhadap leluhur dapat menjadi pijakan dalam menyukseskan seluruh rangkaian acara.
Kegiatan ziarah ditutup dengan foto bersama seluruh panitia di depan makam Guru Patimpus sebagai dokumentasi dan pengingat akan komitmen bersama untuk menjaga warisan budaya Karo. (Tim)













