Seorang ASN Diduga Menjadi Salah Seorang Inisiator Perambah Hutan Kawasan Di Kabupaten Tebo

- Penulis

Minggu, 3 November 2024 - 02:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang ASN Diduga Menjadi Salah Seorang Inisiator Perambah Hutan Kawasan Di Kabupaten Tebo

 

Tebo / TV Berita.id

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perambahan hutan yang terjadi di Kabupaten tebo saat ini sudah sangat marak, bahkan mungkin sudah mencapai ribuan atau ratusan ribu Hektar.

 

Persoalan ini tentu tidak terjadi begitu saja, masyarakat yang datang karena melihat para pendahulu terlihat aman-aman saja sebab itu mereka berani pula merambah, namun banyak dari para perambah hanya sekedar bertujuan memenuhi kebutuhan hidup.

 

Lain hal dengan perkara yang terjadi di salah satu wilayah Desa balai Rajo, Kecamatan VII Koto Ilir, Kabupaten Tebo, jambi. Yang diduga sebagai perambah, bahkan bisa dikatakan sebagai inisiator para perambah disekitarnya yang diketahui adalah salah seorang ASN yang menjadi dosen fakultas teknik mesin di Universitas Sumatera Utara(USU) sebagai asisten ahli dengan nama Achmad Husein Siregar, ST, M.Sc, NIP: 197906292014041001, NIDN: 0029067912

 

Sejak tahun 2013 lalu Ahmad Husein Siregar yang kerap disapa husen, diduga telah robohkan hutan kawasan seluas 300 Hektar dengan dalih telah membeli hutan kepada beberapa orang putra daerah dan ditanami dengan tanaman kelapa sawit yang jelas sangat dilarang oleh undang-undang.

 

Dampak dari persoalan tersebut, masyarakat ikut ikutan merambah hutan karena melihat dulunya hutan seluas 300 H berubah menjadi perkebunan sawit oleh Husen aman aman saja apa lagi mereka yang hanya beberapa Hektar.

Baca Juga:  Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Akan Tindak Tegas ASN Yang Tidak Netral Dalam Pilkada*

 

Seperti yang disampaiakn oleh salah seorang petani berinisial Y, “Saya berani berkebun disini karna melihat semuanya aman-aman saja, coba tengok itu (menunjuk ke areal kebun husen) dulunya 300 H hutan yang dirobohkan nyatanya aman-aman saja, kami disini hanya membuka secukupnya untuk bertahan hidup saja” paparnya kepada kami.

 

Pairus selaku mantan pengurus kebun husen tersebut juga mengaku dan membenarkan bahwa Hutan yang dirobuhkan oleh husen Seluas kurang lebih 300 H, pengakuan dari husen sendiri kata pairus.

 

‘Kalo menurut pengakuan Husen memang 300H, mulai penumbangan pada tahun 2013 saya tau nya dari pengakuan Husen Sendiri, pengurus-pengurus sebelumnya juga bilang begitu’. Jelas pairus kepada media ini

 

 

Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga sebagai seorang dosen telah diduga keras melakukan perambahan hutan, tentu ini adalah pelanggaran, seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Kehutanan (UUK) NOMOR 41 TAHUN 1999, BAB V tentang pengelolaan hutan, Sanksi dalam BAB XIV Tentang Sanksi Pidana dan BAB XV Tentang Ganti Rugi dan sanksi Administratif.

Kami mohon kepada pihak terkait agar segera menangani persoalan tersebut. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tvberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Lapangan Mangkrak dan Berutang Rp95 Juta, Polda Papua dan Polres Mimika Didesak Seret ke pengadilan Ketua LSM 2PAM3 Berinisial TR!
Isu Limbah Dibantah Fakta: Parit di Sekitar CV Koranda Food Terpantau Jernih, Warga Akui Dampak Positif
Kepala Dinas Sosial Mewakili Pemerintah Kota Binjai Mengikuti Rapat Percepatan implementasi Perlindungan Sosial Digital Berbasis Digital Public Infrastructure
Gerak Cepat Satreskrim Polres Binjai, Dua Terduga Pelaku Curat Toko Rp157 Juta Dibekuk
Kalapas Kelas IIA Binjai Lakukan Kunjungan ke BPBD Kota Binjai
Pemko Binjai dan DPRD Setujui Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 .
Kepala DPPKB Kota Binjai dan RSUD Djoelham Sepakati Kerja Sama Pelayanan Kesehatan Reproduksi
Melalui Muscam, Saut Kosmas Sihaloho Pimpin AMPI Binjai Timur Secara Aklamasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Proyek Lapangan Mangkrak dan Berutang Rp95 Juta, Polda Papua dan Polres Mimika Didesak Seret ke pengadilan Ketua LSM 2PAM3 Berinisial TR!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Isu Limbah Dibantah Fakta: Parit di Sekitar CV Koranda Food Terpantau Jernih, Warga Akui Dampak Positif

Minggu, 4 Oktober 2026 - 02:56 WIB

Gerak Cepat Satreskrim Polres Binjai, Dua Terduga Pelaku Curat Toko Rp157 Juta Dibekuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:58 WIB

Kalapas Kelas IIA Binjai Lakukan Kunjungan ke BPBD Kota Binjai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:56 WIB

Pemko Binjai dan DPRD Setujui Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 .

Berita Terbaru

TNI-Polri

Sampaikan Permohonan Maaf, Herizal Patuhi Proses Hukum

Minggu, 4 Okt 2026 - 03:12 WIB