KBPP Polri Meminta Forkompinda Kota Binjai agar Bersatu, Komitmen Dalam Pemberantasan Begal
BINJAI.Tvberita.id
Maraknya aksi pembegalan, geng motor, balap liar, hingga tindak kriminal jalanan yang belakangan terjadi di Kota Binjai memang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keluarga Besar Putra -Putri Polri ( KBPPPolri ) Resor Binjai juga merasa resah karena maraknya tingkat pembegalan di Kota Binjai dibeberapa hari terakhir.
Ditengah situasi tersebut, KBPPPolri Resor Binjai menilai munculnya opini yang terus-menerus menyalahkan pihak kepolisian justru menunjukkan cara pandang yang tidak objektif dalam melihat persoalan kriminalitas yang sebenarnya cukup kompleks.
Begal saat ini adalah suatu penyakit ditengah masyarakat Kota Binjai, karena selain mengancam keselamatan dalam berkendara dan juga mengancam nyawa pengendara, Polres Binjai dalam mengatasi tindak pidana pembegalan ini membutuhkan support serta atensi dari Forkompinda yang ada.
Hampir rata-rata kasus pembegalan yang ditemui, pelaku selalu anak remaja di bawah umur, peran serta Forkompinda Kota Binjai untuk merumuskan formula hukum yang tidak juga tidak menjadi Boomerang untuk Polres Binjai.
Saat diwawancarai awak media di cafe Coffe day pada Senin (11/05/26) Siang, Ketua KBPPPolri Resor Binjai, Eldika Torong, SH., mengatakan.
” Polres Binjai sangat membutuhkan dukungan dan komitmen seluruh Forkopimda Kota Binjai, Sering terjadi kasus tindak pidana pembegalan ini pelakunya anak – anak remaja dibawah umur, tanpa ada komitmen bersama dengan Forkompinda Kota Binjai, kendala Polres Binjai untuk menangkap pelaku dengan mengambil keputusan untuk melakukan tindakan terukur dilapangan, Ujar Eldika.
“Perlu kita ketahui pelaku tindak pidana pembegalan selalu membawa senjata tajam, kalau Polres Binjai melakukaan tindakan terukur dalam pelaksanaan penangkapan pelaku ataupun calon pelaku, hal yang kita takutkan tanpa adanya komitmen dan dukungan dari Forkompinda Kota Binjai, hal ini dapat menjadi Boomerang bagi Polres Binjai, terutama bagi Personil yang bertugas dilapangan, ruang gerak mereka menjadi sangat sempit, dikarenakan adanya undang-undang HAM dan undang – undangan Perlingdungan Perempuan dan Anak ( PPA ) disaat bertugas, pemberantasan begal ini juga selalu penuh tantangan karena akan adanya kontak senjata tajam dengan pelaku begal, akhirnya juga dapat mengacam nyawa dan keselamatan nyawa anggota Polri yang bertugas, Tambahnya.
” Kami berharap Forkompinda dapat menyatukan komitmen untuk pemberantasan tindak pindana pembegalan ini, KBPPPolri Resor Binjai berharap keseriusan Forkompinda Kota Binjai agar dapat dibuktikan dengan penandatangan fakta integritas serta komitmen stake holder yang ada, KBPPPolri Resor Binjai Berharap dengan dukungan penuh tersebut Polres Binjai beserta anggota yang bertugas dalam menunaikan tugasnya bisa mendapat ruang gerak yang luas untuk memberantas pelaku – pelaju begal yang ada dan berkeliaran di Kota Binjai, Ucap Ketua KBPPPolri Resor Binjai.(fdh)













