BMKG Ingatkan Akhir Tahun 2024 Waspadai Cuaca Ekstrem

- Penulis

Kamis, 19 Desember 2024 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG Ingatkan Akhir Tahun 2024 Waspadai Cuaca Ekstrem

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Medan/TVBerita.id

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan peningkatan curah hujan di sebagian wilayah Indonesia pada akhir tahun 2024 hingga awal 2025. Fenomena ini dipicu oleh La Nina lemah yang menyebabkan curah hujan meningkat hingga 20 persen di atas kondisi normal. Potensi cuaca ekstrem seperti hujan deras dan banjir pun semakin besar, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

 

Fenomena La Nina dan Dinamika Atmosfer

La Niña adalah fenomena iklim yang ditandai oleh suhu permukaan laut di Samudera Pasifik bagian tengah dan timur yang lebih dingin dari rata-rata. Kondisi ini memengaruhi pola cuaca global, termasuk di Indonesia. Selain La Nina, BMKG juga mencatat pengaruh Madden-Julian Oscillation (MJO), fenomena atmosfer berupa osilasi cuaca tropis yang bergerak dari barat ke timur di sepanjang wilayah ekuator.

 

MJO secara signifikan memengaruhi curah hujan, terutama di wilayah Samudera Hindia dan Pasifik, sehingga berkontribusi pada peningkatan intensitas hujan di Indonesia, khususnya Sumatera Utara.

 

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I Medan, Hendro Nugroho memgatakan curah hujan di Sumatera Utara pada Desember 2024 diperkirakan berada dalam kategori menengah, yakni antara 101 hingga 300 milimeter. Namun, beberapa wilayah seperti Asahan, Dairi, Humbang Hasundutan, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Toba akan mengalami curah hujan kategori tinggi, yakni antara 301 hingga 500 milimeter.

Baca Juga:  Terima Kunjungan Kepala BPOM, Kapolri Pastikan Sinergi Penindakan Mafia

 

“BMKG mengidentifikasi beberapa faktor dominan yang memengaruhi cuaca di Sumatera Utara pada Desember 2024 hingga Januari 2025. Pertama Adanya Monsun Timur Laut, yang membawa massa udara basah dari Samudera Hindia. Kedua Daerah konvergensi yang terbentuk di Selat Karimata hingga Papua, meningkatkan potensi hujan.

 

“Ketiga Gangguan tropis di sekitar Utara Aceh dan Samudera Hindia bagian selatan Sumatera. Ke empat Suhu muka laut yang menghangat di utara Sumatera, selatan Jawa, dan utara Papua. Kelima, massa udara tinggi yang mendominasi pada November 2024 dan ke enam. Curah hujan bervariasi dari rendah hingga sedang,” ucap Hendro kamis (19/12/2024) malam.

 

Dijelaskannya Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi BMKG memperingatkan potensi angin kencang dengan kecepatan hingga 46,3 km/jam di beberapa wilayah seperti Nias Selatan, Langkat, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara, Mandailing Natal, dan Sibolga. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga awal Januari 2025.

 

Selain itu, masyarakat yang menggunakan moda transportasi laut diminta berhati-hati terhadap potensi gelombang tinggi di perairan Samudera Hindia Barat Kepulauan Nias, Samudera Hindia Barat Aceh, dan perairan Nias-Sibolga.

 

“Meski curah hujan pada Desember 2024 diperkirakan menurun dibandingkan November, BMKG tetap mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan Hujan lebat yang terjadi dapat menyebabkan tanah menjadi jenuh, meningkatkan risiko tanah longsor di daerah pegunungan,” tutup Hendro. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tvberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KETUM GERMAS UNGKAP ADE JULHAIDIR DESAK DPR/MPR RI TAMPUNG ASPIRASI MASYARAKAT TERKAIT POLEMIK PUTUSAN MK DAN IJAZAH GIBRAN
Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers
PT SMRA Tbk Dua Kali Mangkir dari Sidang PN Jakut, 19 Oktober Terancam Verstek
Proyek Lapangan Mangkrak dan Berutang Rp95 Juta, Polda Papua dan Polres Mimika Didesak Seret ke pengadilan Ketua LSM 2PAM3 Berinisial TR!
Dugaan dana hibah Dinas Peternakan Mimika maladministrasi. Polres didesak periksa ketua LSM 2PAM3 berinisial TR.
Sengketa Tanah Warisan H. Abdul Halim Kembali Bergulir, Makawi Gugat Perbuatan Melawan Hukum
Gusar diawasi  Pers , Oknum Ketua 2PAM3 Mimika berinisial TR intimidasi Pimred kompas1.com dan bawa bawa nama ethnis demi bungkam kasus hibah APBD.
Dukung Bersih-Bersih Institusi, AMPP Desak Polri Pertahankan PTDH dan Pidanakan Kompol DK.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:55 WIB

KETUM GERMAS UNGKAP ADE JULHAIDIR DESAK DPR/MPR RI TAMPUNG ASPIRASI MASYARAKAT TERKAIT POLEMIK PUTUSAN MK DAN IJAZAH GIBRAN

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:44 WIB

PT SMRA Tbk Dua Kali Mangkir dari Sidang PN Jakut, 19 Oktober Terancam Verstek

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Proyek Lapangan Mangkrak dan Berutang Rp95 Juta, Polda Papua dan Polres Mimika Didesak Seret ke pengadilan Ketua LSM 2PAM3 Berinisial TR!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:39 WIB

Dugaan dana hibah Dinas Peternakan Mimika maladministrasi. Polres didesak periksa ketua LSM 2PAM3 berinisial TR.

Berita Terbaru

Berita Nasional

Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers

Rabu, 21 Okt 2026 - 11:35 WIB