Program Alsintan Kementan Diduga Jadi Ladang Korupsi, Bupati Deli Serdang Diminta Bertindak!

- Penulis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 00:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Alsintan Kementan Diduga Jadi Ladang Korupsi, Bupati Deli Serdang Diminta Bertindak!

Deli Serdang, Sumatera Utara /tv berita .id

Program pembagian alat dan mesin pertanian (alsintan) yang digadang-gadang Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mendukung ketahanan pangan nasional, kini menjadi sorotan tajam. Alih-alih menyejahterakan petani, program ini justru diduga menjadi ladang bisnis dan keuntungan sepihak, serta membuka celah korupsi yang merugikan negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembagian alsintan, yang meliputi traktor, rotavator, transplanter, pompa air, dan combine harvester, bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha tani. Namun, implementasinya di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, jauh dari harapan dan menuai kecaman.

Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang didesak untuk segera melakukan audit dan evaluasi terhadap brigade pangan di wilayahnya. Pasalnya, sejumlah wilayah seperti desa karang gading , paluh manan , paluh kuro , Kecamatan hamparan perak dan desa Pematang Lalang diduga menerima bantuan alsintan, seperti combine harvester dan traktor roda empat yang diduga kuat tidak bisa dioperasikan diwilayahnya .

“Kenapa dipaksakan? Kementan melalui dinas pertanian diduga menghambur-hamburkan uang negara, alat itu mahal dan akan menjadi besi tua dan sekarang juga tidak bisa digunakan didaerah mereka , ” ujar sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya.

Bukti di lapangan menunjukkan bahwa beberapa daerah di Deli Serdang yang menerima bantuan alsintan dari brigade pangan tidak dapat mengoperasikan alat tersebut secara maksimal. Kondisi sawah yang berlumpur terlalu dalam atau berupa lahan gambut membuat alsintan tidak berfungsi optimal. Akibatnya, uang negara terbuang sia-sia.

Baca Juga:  Polemik gugatan Pilkada Binjai masih terus memanas .

Selain itu, banyak brigade pangan yang dibentuk di Kabupaten Deli Serdang belum maksimal dalam mengelola 200 hektar lahan sawah yang menjadi target program.

Hasil sewa alat alsintan diduga kuat hanya dipergunakan oleh para pengurus brigade untuk kepentingan pribadi. Manipulasi pembukuan juga disinyalir marak terjadi, akibat kurangnya pengawasan dan audit berkala dari dinas pertanian.

“Tidak jarang hubungan kekerabatan dan kedekatan antara pengurus brigade dan dinas pertanian memuluskan aksi mereka dalam menjalankan praktik kotornya,” ungkap sumber tersebut.

Masyarakat Deli Serdang mendesak Bupati Asriludin Tambunan untuk segera memerintahkan Dinas Pertanian Deli Serdang mengevaluasi bantuan alsintan yang telah diberikan kepada brigade pangan. Evaluasi ini bertujuan untuk menyelamatkan keuangan negara yang berpotensi diselewengkan.

“Bupati harus segera memeriksa dan mengaudit brigade mana yang sudah menjalankan program pengolahan 200 ha sawah, jangan biarkan uang negara diselewengkan .” Pungkas nara sumber .

Skandal dugaan korupsi alsintan ini menjadi tamparan keras bagi Kementan dan pemerintah Kabupaten Deli Serdang .
Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pertanian harus ditegakkan demi mewujudkan ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani .( HD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tvberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kunjungan Kalapas Binjai Ke-Kantor Wali Kota Binjai
Musda KAHMI Kota Binjai: Momentum Menata Masa Depan
Ketua DPRD Binjai Terima Audiensi Panpel YPTC Trophy DANSAT SIBER TNI, Dorong Pembinaan Atlet Menuju Generasi Emas 2045
Ali Ibsan Jaya Pimpin LKBH AMPI, Pemko Binjai: Kita Dukung Penuh
Lapas Binjai Sigap Jaga Kesehatan Fogging Sasar Area Hunian
DPD AMPI Kota Binjai Hadir dengan Wajah Baru: Safari Subuh, Gerakan Religius Dekatkan Generasi Muda dengan Masjid
Resmi Dilantik : Windi Bastian Pimpin GP AL-Washliyah Kota Binjai Periode 2024-2027
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Menghadiri Kegiatan Penyerhaan Sertifikat Desa Binaan Imigrasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 04:25 WIB

Kunjungan Kalapas Binjai Ke-Kantor Wali Kota Binjai

Selasa, 8 September 2026 - 08:03 WIB

Musda KAHMI Kota Binjai: Momentum Menata Masa Depan

Selasa, 1 September 2026 - 11:17 WIB

Ketua DPRD Binjai Terima Audiensi Panpel YPTC Trophy DANSAT SIBER TNI, Dorong Pembinaan Atlet Menuju Generasi Emas 2045

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Ali Ibsan Jaya Pimpin LKBH AMPI, Pemko Binjai: Kita Dukung Penuh

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:32 WIB

Lapas Binjai Sigap Jaga Kesehatan Fogging Sasar Area Hunian

Berita Terbaru

Berita daerah

Kunjungan Kalapas Binjai Ke-Kantor Wali Kota Binjai

Rabu, 9 Sep 2026 - 04:25 WIB

Berita daerah

Musda KAHMI Kota Binjai: Momentum Menata Masa Depan

Selasa, 8 Sep 2026 - 08:03 WIB