Warga Perbatasan Medan-Deli Serdang Merasa Dianaktirikan, Pemko Medan Didorong Segera Bertindak

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Perbatasan Medan-Deli Serdang Merasa Dianaktirikan, Pemko Medan Didorong Segera Bertindak

 

​TvBerita.id

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


Warga yang bermukim di kawasan perbatasan antara Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, tepatnya di Jalan Bakti Gaperta Ujung, Lingkungan VI, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap Pemerintah Kota (Pemko) Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Waas. Kawasan yang berbatasan langsung dengan wilayah Suka Dono, Deli Serdang ini dinilai luput dari perhatian dan terkesan “dianaktirikan.”

Wakil Ketua GPA Kota Medan, Ali Ibsan Jaya angkat bicara, ia mengatakan, “​Keluhan warga menumpuk mulai dari masalah infrastruktur yang buruk hingga krisis keamanan yang kian mencekam”, paparnya.

Masih kata Ali Ibsan Jaya, ​”Dikepung Banjir Akibat Minimnya Drainase dan Sampah
​Masalah utama yang dihadapi warga saban hari adalah banjir rob dan genangan air yang kerap melumpuhkannya aktivitas ekonomi serta mobilitas pengguna jalan setiap kali hujan deras mengguyur”, ucapnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, wilayah ini justru menjadi “tempat pembuangan” penumpukan sampah di area perbatasan. ​Kondisi ini diperparah oleh absennya saluran drainase yang memadai untuk mengalirkan air ke Sungai Bedera. Padahal, posisi sungai tersebut sangat dekat dari permukiman warga. Pendangkalan sungai dan tidak adanya normalisasi parit membuat wilayah Lingkungan VI Tanjung Gusta menjadi langganan banjir yang tak kunjung usai.

Pria yang berprofesi advokat itu turut mengamati ​krisis Keamanan seperti Geng Motor, Tawuran, hingga Penikaman di Depan Masjid
​Tidak hanya dihantui banjir, warga juga didera rasa was-was akibat maraknya aksi kriminalitas jalanan. “Kawasan ini dilaporkan kerap menjadi arena tawuran antar-lingkungan dan rawan terhadap aksi geng motor serta begal”, ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan via selular. Rabu, (3/6/2026).

Baca Juga:  Menteri P2MI Kunjungi Usaha PMI Purna Bersama Wali Kota Binjai

Jelasnya lagi, “​Puncaknya, pada Hari Raya Idul Adha lalu, terjadi bentrokan antar-warga yang berujung pada aksi penikaman tepat di depan Masjid Al-Mukhlisin. Ironisnya, di tengah tingginya potensi kriminalitas ini, kawasan perbatasan tersebut justru gelap gulita pada malam hari karena minimnya fasilitas Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU)”, bebernya.

​Salah satu warga yang identitasnya tidak ingin disebutkan, mengatakan, “Kami seperti dibiarkan tanpa perlindungan. Aparatur di bawah Pemko Medan, mulai dari Camat Medan Helvetia hingga Lurah Tanjung Gusta, seolah menutup mata dengan kondisi ril di lapangan”, katanya.

” Kami ​menuntut Komitmen Rico Waas, Perbatasan Adalah Wajah Kota ​sebagai wilayah perbatasan yang menjadi gerbang masuk dan “candradimuka” Kota Medan, warga (kami) mendesak Wali Kota Rico Waas dan jajarannya untuk segera turun ke lapangan dan melakukan pembenahan total”, tegas Warga.

​Warga menuntut tiga tindakan nyata Infrastruktur, diantaranya:​Infrastruktur: Pembangunan saluran drainase baru yang terintegrasi ke Sungai Bedera serta pengerukan pendangkalan.
​Fasilitas Umum: Pemasangan lampu penerangan jalan (LPJU) di titik-titik rawan untuk menekan ruang gerak pelaku kejahatan.
​Keamanan: Peningkatan patroli dari pihak berwajib dan ketegasan aparatur wilayah (Camat dan Lurah) dalam menjaga ketertiban umum dari teror begal dan geng motor.

​Warga berharap Pemko Medan tidak tebang pilih dalam melakukan pembangunan, karena masyarakat perbatasan juga memiliki hak yang sama untuk hidup dengan aman, nyaman, dan normal. “harap para warga.(fdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tvberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Coffe Morning Lapas KELAS IIA Binjai Perkuat Strategi Pertahankan Zero Halinar
Pemko Binjai Kembali Raih Predikat Kota Informatif pada Komisi Informasi Sumut Award 2026
Wali Kota Binjai Amir Hamzah Bersama Plt Kadis Kesehatan Berbagi Masker di Lampu Merah Tanah Lapang Merdeka
Wali Kota Binjai Hadiri Safari Kamtibmas Polres Binjai, Perkuat Sinergi Tiga Pilar dan Generasi Muda
Kota Binjai Menjadi Tuan Rumah Tiga Cabang Olahraga Road To PORPROVSU XII Tahun 2026.
Pemko Binjai Terima Kunjungan Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara
Kota Binjai Menjadi Tuan Rumah Tiga Cabang Olahraga Road To PORPROVSU XII Tahun 2026.
Pemko Binjai Terima Kunjungan Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Coffe Morning Lapas KELAS IIA Binjai Perkuat Strategi Pertahankan Zero Halinar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:51 WIB

Wali Kota Binjai Amir Hamzah Bersama Plt Kadis Kesehatan Berbagi Masker di Lampu Merah Tanah Lapang Merdeka

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:50 WIB

Wali Kota Binjai Hadiri Safari Kamtibmas Polres Binjai, Perkuat Sinergi Tiga Pilar dan Generasi Muda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Kota Binjai Menjadi Tuan Rumah Tiga Cabang Olahraga Road To PORPROVSU XII Tahun 2026.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Pemko Binjai Terima Kunjungan Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara

Berita Terbaru

Berita Nasional

Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers

Rabu, 21 Okt 2026 - 11:35 WIB