HIMMI Langkat : Identitas kebudayaan Di Kabupaten Langkat Sangat lah Menyedihkan.

- Penulis

Selasa, 17 Juni 2025 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HIMMI Langkat : Identitas kebudayaan Di Kabupaten Langkat Sangat lah Menyedihkan.

Binjai.Tvberita.id

Di tengah gencarnya wacana pelestarian budaya sebagai bagian dari identitas bangsa, realita di Kabupaten Langkat justru menunjukkan ironi yang menyedihkan. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan budaya, justru terkesan abai, bahkan lalai dalam menjalankan tugasnya. Kebudayaan di Langkat, yang kaya akan tradisi, seni, dan kearifan lokal, perlahan-lahan terkikis oleh ketidakpedulian birokrasi dan mentalitas korup yang mengakar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu cerminan nyata dari bobroknya pengelolaan kebudayaan adalah kurangnya program yang berkelanjutan dan berdampak langsung kepada pelaku budaya lokal. Banyak sanggar seni dan komunitas budaya yang menggantungkan harapan pada dukungan pemerintah, namun tak kunjung mendapatkan ruang maupun fasilitas yang memadai. Alih-alih memberdayakan, dinas justru cenderung menampilkan budaya secara seremonial dan artifisial demi laporan tahunan—tanpa menyentuh akar permasalahan sebenarnya.

Minimnya pendataan dan pelestarian terhadap situs budaya, artefak sejarah, serta tradisi lisan menjadi bukti betapa buruknya manajemen dan perhatian terhadap kekayaan budaya Langkat. Banyak situs bersejarah terbengkalai, tidak terurus, bahkan hilang identitasnya. Ironisnya, anggaran rutin terus diserap, namun output nyaris tak terlihat. Dana kegiatan lebih sering terserap untuk proyek-proyek pendekatan pragmatis seperti “event-event wisata” yang lebih mengedepankan aspek ekonomi sesaat ketimbang pelestarian nilai-nilai budaya.

Baca Juga:  Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Merga Silima (DPP PMS) Indonesia Apresiasi Kinerja Polri khususnya Polda Sumatra Utara

Tak hanya itu, keberpihakan terhadap generasi muda sebagai pewaris budaya nyaris tidak terasa. Tidak ada upaya konkret yang melibatkan organisasi kebudayaan, sekolah, pesantren, atau komunitas lokal dalam pembelajaran budaya. Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal yang seharusnya menjadi kebijakan strategis, hanya berhenti di dokumen-dokumen perencanaan tanpa aksi nyata.

Masalah klasik seperti nepotisme, lemahnya pengawasan internal, dan ketidaktegasan dalam mempertanggungjawabkan anggaran turut memperparah keadaan. Banyak laporan masyarakat tentang dugaan penyelewengan dana kebudayaan yang tak pernah ditindaklanjuti secara serius. Ini menunjukkan bahwa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Langkat tidak hanya bobrok dalam fungsi teknis, tapi juga dalam hal integritas.

Langkat seharusnya menjadi contoh bagaimana kekayaan budaya bisa menjadi kekuatan identitas daerah. Namun selama pengelolaan kebudayaan masih dipegang oleh birokrat yang hanya mencari keuntungan pribadi, maka jangan berharap warisan leluhur akan bertahan di tengah arus modernisasi.

Sudah saatnya masyarakat sipil, pelaku budaya, dan pemuda bangkit, menuntut reformasi struktural dan perombakan besar dalam tubuh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Jika tidak, maka kita akan menjadi generasi yang menyaksikan budaya kita sendiri hilang—bukan karena tergerus zaman, tetapi karena dikhianati oleh mereka yang seharusnya menjaganya. (Fdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tvberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Binjai Tertibkan Bangunan Tanpa Izin di Bantaran Sungai di Kawasan Binjai Selatan
Pimpin Apel Gabungan, Sekda Binjai Ajak OPD Perkuat Sinergi Pembangunan
Kapolres Binjai Giat Silaturahmi Bersama 18 Tokoh Etnis Forum Pembauran Kebangsaan (FPK)
Dewan Pengurus Daerah Ampi Kota Binjai Perkuat Persiapan Musda Dan Pelantikan Dengan Lakukan Rapat Internal
Kerja Nyata Kajari Binjai sampai Akhir Tahun di Apresiasi Masyarakat
Capaian Kinerja Kejari Binjai Spanjang Tahun 2025
Plt Golkar Sumut Adalah Keputusan DPP Bukan Intervensi Kepala Daerah
KAPOLRES BINJAI BERSAMA PJU DAN BHAYANGKARI CEK POSPAM DAN POSYAN OPS LILIN TOBA – 2025
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:18 WIB

Pemko Binjai Tertibkan Bangunan Tanpa Izin di Bantaran Sungai di Kawasan Binjai Selatan

Senin, 19 Januari 2026 - 04:55 WIB

Pimpin Apel Gabungan, Sekda Binjai Ajak OPD Perkuat Sinergi Pembangunan

Senin, 19 Januari 2026 - 04:53 WIB

Kapolres Binjai Giat Silaturahmi Bersama 18 Tokoh Etnis Forum Pembauran Kebangsaan (FPK)

Minggu, 11 Januari 2026 - 05:24 WIB

Dewan Pengurus Daerah Ampi Kota Binjai Perkuat Persiapan Musda Dan Pelantikan Dengan Lakukan Rapat Internal

Jumat, 2 Januari 2026 - 03:34 WIB

Kerja Nyata Kajari Binjai sampai Akhir Tahun di Apresiasi Masyarakat

Berita Terbaru

TNI-Polri

Silaturahmi Kapolres Binjai dengan Ketua MUI kota Binjai

Sabtu, 24 Jan 2026 - 02:55 WIB